05:09:03 - 06.09.2010

LOGIN ANGGOTA






Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Home arrow Artikel arrow Umum arrow Gunung Dempo yang Memagari Alam
Gunung Dempo yang Memagari Alam PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh Chandra Tasti   

Memandang, menyusuri, mendaki, dan meneliti pesona wisata Gunung Dempo.

Hamparan hijau kebun teh begitu segar. Tampak orang bercaping berbaris membawa keranjang dipundak, memetik pucuk daun teh. Hutan hijau pekat menjadi batas hijaunya teh dengan birunya gunung Dempo besama awan putih dipuncaknya.

Ditemani secangkir kawe (kopi) beraroma khas Pagar Alam, pemandangan alam nan asri saat pagi di serambi Penginapan Gunung Gare Pagar Alam ini, akan memikat siapa saja yang melihatnya.

Belumlah puas mata memandang. Kaki pun akan tergerak melangkah di sela perkebunan teh, mencari-cari benalu teh yang berkhasiat itu di sela batang teh, ditemani segarnya dingin pagi dan sinar mentari yang mulai menyapu punggung gunung.

Ditemani secangkir kawe (kopi) beraroma khas Pagar Alam, pemandangan alam nan asri saat pagi di serambi Penginapan Gunung Gare Pagar Alam ini, akan memikat siapa saja yang melihatnya.

Belumlah puas mata memandang. Kaki pun akan tergerak melangkah di sela perkebunan teh, mencari-cari benalu teh yang berkhasiat itu di sela batang teh, ditemani segarnya dingin pagi dan sinar mentari yang mulai menyapu punggung gunung.

Gunung Dempo yang memiliki ketinggian 3.159 meter dari permukaan laut ini, merupakan daerah tertinggi di Provinsi Sumatera Selatan. Perjalanan selama kurang lebih 6 jam dari Palembang menuju Pagar Alam juga menjadi pengalaman menarik.

Memasuki daerah yang dipagari oleh alam pegunungan ini, jalan berkelok dengan lembah dan tebing di tepian jalan mengucapkan selamat datang memasuki Kota Pagar Alam.

Tidak hanya keindahan Gunung Dempo yang terkenal, jalur pendakian gunung ini juga menjadi buah bibir dikalangan pendaki gunung. “Tantangan yang bervariatif, dan bonus (jalur datar) nya sedikit,” komentar para pendaki gunung asal Jawa. Gemericik suara air dan bermacam suara hewan penghuni gunung akan menemani para pendaki.

Mendirikan kemah di hamparan puncak merapi, sebelum melihat kawah Dempo, juga menjadi daya tarik tersendiri. Menghangatkan badan meneguk kawe, di dekat api unggun, gemerlap lampu kota tampak dari ketinggian itu.

Apalagi disaat tahun baru tiba, hamparan ini akan dipenuhi para pendaki, baik yang berasal dari Pagar Alam, Palembang, bahkan dari luar Sumsel. Menyambut tahun baru di Puncak Merapi Dempo, seakan sudah menjadi tradisi.

Daerah Pegunungan yang menjadi lokasi dipertandingkannya cabang oleh raga Paralayang pada PON ke XVI lalu ini, menjadikan wisata sebagai salah satu andalan. Derasnya arus sungai di sela bebatuan juga menjadikan ini sangat potensial untuk menjadi tempat arum jeram. 

Daerah yang berjarak 300 kilometer dari Palembang ini juga sarat dengan daya tarik sejarah purba. Batu-batu peninggalan purba yang diperkirakan berumur 2500 sampai 3000 tahun ini terdapat di beberapa desa di kaki Gunung Dempo. Bentuk batunya pun beragam, dari lesung, hewan, manusia, dan ada juga batu berbentuk rumah.

Megalit inilah yang membawa wisatawan mancanegara asal eropa kerap datang ke daerah pegunungan tertinggi di bukit barisan Sumatera ini.

Belum habis lah potensi wisata di Pagar Alam. Air terjun di pegunungan ini belum sepenuhnya dikembangkan, bahkan tidak menutup kemungkinan belum ditemukan. Seperti ditemukannya curub (air terjun) Pancur belakangan ini, sebuah keindahan baru yang terkuak. 

Selepas memuaskan minat wisata di tengah pesona alam Gunung Dempo. Para wisatawan dapat mengunjungi pasar tradisional di pusat kota. Kudu, sebuah senjata khas masyarakat Pagar Alam menjadi buah tangan favorit, selain kopi, teh, benalu teh, dan alpukat.

Tekad Pagar Alam menjadikan kota wisata dan budaya ini semakin mantap dengan dicanangkannya Visit Musi 2008. Kota penghasil kopi dan teh semenjak jaman kolonial Belanda ini dikukuhkan sebagai kota Bunga. Halaman rumah, sekolah, dan taman kota dipenuhi bunga. Pameran bunga diadakan di alun-alun kota setiap tahunnya.

Balai Benih Jarai pun tidak hanya ditanami anggrek, pembudidayaan bunga krisan dilakukan disana. Pembudidayaan bunga potong ini merupakan bentuk dukungan Pemprov Sumsel terhadap upaya menjadikan Kota Pagaralam sebagai kota bunganya Bumi Sriwijaya.

Kekayaan potensi wisata ini disambut ramah warga setempat. Mereka siap menyapa wisatawan, penginapan memperbaiki pelayanan, jalan-jalan diperpanjang dan dihaluskan. Begitupun hutan, dengan penanaman pohon Bambang, dipertahankan kelestariannya. (wdg)

Komentar-Komentar (24) >>
...
Ditulis oleh hairil, 01 December, 2008

Kalu dide salah Jarai belum temasuk Ke Kota Pagar Alam masih di Kabupaten Lahat, anye Jarai tu bepotensi untuk menunjang kemajuan Kota Pagar Alam mak itu pule Tanjung Sakti dan Pajar Bulan.....

...
Ditulis oleh besemah, 06 December, 2008

Nyelah... Jarai belum masuk pagaralam... anye mungkin kalu la njadi Kab. Besemah mpai masuk... sendaok nginak jarai, tanjung sakti, pajar bulan.. kalu nak ngurus surat2 harus ke Lahat.

...
Ditulis oleh arie winata, 07 December, 2008

Pagaralam berpotensi besar menjadi tujuan wisata utama di propinsi sumatra selatan. saya akui memang pemandangan alam di gunung dempo merupakan karunia yang spektakuler, hanya perlu di dukung oleh pemerintah propinsi.
Saya telah berkunjung ke kota ini 4 x tahun baru, dan suasananya oke habis, gak kalah dengan puncak bogor...pokoknya top. Bravo sumsel

...
Ditulis oleh tya ariesta, 07 December, 2008

menurut saya jarai, pjar bulan dan tanjung sakti gabung aja ke pagaralam. kasihan ngelihat 3 kecamatan ini, malah banyak yang belum dialiri listrik dan ketinggalan dalam berbagai hal...sebenarnya secara geografis, 3 kecamatan ini berada di dalam kota pagaralam. pemprop sumsel harus mempertimbnagkan hal ini...

...
Ditulis oleh David, 14 January, 2009

Susah nak maju pgaralam tu ame, jeme ye mimpine itu2 la. nengagh crite jeme uji la alap nagh pagaralam mak ini. pas balek, kecewa,,,,,,, aku nginak pgaralam, tambah semerawut, ojek dimane2. dek kelekok gi perkantoran bae ye di alapi. ye nikmatinye gi rumbongan ye begawe bae, berape gelintir sih pegawai negeri, dibanding masyrakt biase. jadi dek bepengaruh banyak untuk kesejahteraan masyarakat pagaralam.
untuk pariwisata, la berape banyak sih jeme jawe datang bada kite, jangan jeme kite be datang ke jawe. terima kaseh

...
Ditulis oleh Dedy Suryawan, 30 January, 2009

Pagaralam kalu nak cepat maju, akses isandi lahat harus dipindahkan, jangan melalui likat, transportasi sukae masuk

...
Ditulis oleh Dedy Suryawan, 30 January, 2009

dan pemerintahnya jangat memperkaya diri sendiri, ibu darmawanitanya jangan jalan jalan singapura aje buat belanja, ingat saudara kita yang masih arian nek makan

...
Ditulis oleh Rudy Dana, 03 March, 2009

potensi pariwisata kota pga-alam mimang luar biasa, cuma penggarapannye bae yg msh biasa-biasa saja ; semestinye pemeliharaan aset wisata didukung dgn gelar budaya yg rutin and berkelanjutan, spt tari kebagh, rejung, guritan termasuk andai-andai , adakan festival skala nasional-asean, usul nga pemkot Pga agar mengadakan pagelaran budaya dunia melayu dunia islam di kota Pga. Mak itu bae usulan kmi rakyat jelata ini.

...
Ditulis oleh desi, 23 March, 2009

pagar alam memang elok benar sekali kota ini dipagari oleh alam berbukitan yang hijau, saat kita memandang sekeliling damai rasanya melihat bebukitan dan gunung dempo yang tinggi menjulang, tapi satu yang membuat kecewa bagikami rakyat kecil yang ngak punya harta dan juga saudara pejabat saat bersekolah sampai kulia kami begitu semangat karena tanah kelahiranku masih dalam tahap pembangunan ada harapan disana kita dapat turut dalam pemerintah tapi apa kita tetap rakyat biasa dan harus pergi kekota lain untuk cari kerja moga ini dapat dipertimbangkan bos!

...
Ditulis oleh Rudy Dana Jagalan, 04 April, 2009

au au, harus juge jadi pertimbangan pemkot pga, angke pengangguran jgn tambah byk, dulu byk jeme kite merantau ke tangerang ncakagh gawe karena paceklik, ase ku jadilah dulu....mak ini pemerintah mutlak mikir kah nasib rakyat e, dan sy yakin dibawah pemerintahan asli jeme Besemah, Pagaralam akan jadi Kota Modern, majuuu terussss ...

...
Ditulis oleh mika , 25 April, 2009

oii aku numpang komentar yoo
aku kecewa nian nga pemerintah lahat ngan pagaralam, aturan pejabat yang duduk di pucuk tu kalu penerimean PNS jangan mentingkah keluarge sanak famili yang belum tentu bepotensi. kinak lah banyak sarjana-sarjana yang bepotensi tapi dak keterime. banyak pule orang-orang goblok dan haus kekuasaan malah jadi pejabat hanya karena mereka mau mengeluarkan uang pelicin untuk orang2 dalam pemerintahan.

...
Ditulis oleh Rudy Dana Jagalan, 06 June, 2009

yooo laju lah .....

nah kalu sual itu dek tahu menahu nian aku,
itu urusan oknum ybt dgn Yang Maha Kuase....
adingku bae sampai mak ini san taon 2005 masih
honor terusss..., padahal calak juge ame tamatan
Poltek Unsri ; Ip e besak; mungkin garis tangan e
bae lom diangkat ; kalu taon ini pacak diangkat ;
Insya Allah ....
cuman ame nak pakai duit Bak dek beduit ...


...
Ditulis oleh yan, 18 August, 2009

menurut q sih pagaralam alam memang pas menyandang predikat daerah wisata. dan mungkin cm satu-satunya di sumatera yagng memeilki bukti peradaban budaya masa lalu yang cukup bisa di banggakan. selain keindahan alam topografi nya, budayah besmah juga yng patut dibanggakan.tp sangat disayangkan pengembangan kawasan wiata di pagaralam belum dioptmlkan, toh masih berjalan di tempat. sebai contoh infrastruktu dan fasilitas sebgai pendukung kota wisata masih sangat sulit didapati. masyarakatnyaaaa sendiri pola pikirnya belum membentuk suatu paradigma wisata n sbgai daerah tujuan wisata. so di tunggu kemajuanya

...
Ditulis oleh djaka, 26 August, 2009

bang..

kalo boleh saran kasih info tntang peninapan2 / villa2 di kaki gnung dempo dong..

seperti..
nama penginapan..
berapa harga sewa kamar/ villa.

no telpn villa/penginapan..
biar wisatawan yang datang bisa tau info dan g binggung2 lagi buat nyari tempat tinggal..

ya..
skalian promosi..

...
Ditulis oleh andi, 26 September, 2009

pejabat kota pagar alam mempperkaya diri sendiri,,jeme asli besemah dibuyani gasle oleh pejabat te...penggusuran jalan dik bediye ganti rugi.yang namenye penggusuran dalam undang2 ade gale dana he...anye dik sampai kemasyarat kite.

...
Ditulis oleh wulan,jeme jemaring anaq pikriadi tinggal di depok, 06 October, 2009

andi jeme mane?(to andi)
jemaring bukan?

...
Ditulis oleh PUNYANG JAUH, 29 October, 2009

pagar alam tidak akan maju klo para pemimpinya masih korup, jangan pernah bermimpi wisata maju klo para pemimpin hidup foya-foya, lihalah nopotisme banyak sekali di Pemkot, pejabatnya tidak punya rasa malu di jawa banyak orang pagar alam yg pintar dan mereka tidak mau pulang disebabkan di pagar alam hanya keluarga,teman dan sogokan kuat pejabat yg dapat proyek dijawa hal semacam ini sudah tidak dipakai yang ada harus profesional dan proporsional..memalukan..coba anda lihat siapa yang banyak tanah di pagar alam dan sekitarnya.....memalukan...jabatan dimanfaatkan untuk kejayaan keluarga RAJA ( pejabat )semua yang mengku orang pagar alam berdoa semoga orang yg banyak menysahkan rakyat diberi penyakit yg tidak akan sembuh sebelum kekayaannya dihibahkan ke rakyat..

...
Ditulis oleh fitriani, 02 November, 2009

doa kah bae pacak kec.pajar bulan,jarai,ngai tanjung sakti msk wilayah pagar alam.pck kmi ne mudah ngurus tape2..........
jayo pagar alam.........
ak bangga jd jeme pagar alam...........


...
Ditulis oleh butet, 25 November, 2009

eeehhhhmmmm........

seandaiya kami anx smpnlila bsa ke pga,kmi gk bsa krn jhu bngt ke sna,kan kmi drum band dpt juara 1 hdianya akan di adakan d PGA(pagar alam) tpie gk jd krna kmi kan dah kls 9 jd kmi akan ke naekan kelas entar ada ppa2x........................

...
Ditulis oleh juddy, 11 January, 2010

Sumbang saran,
Perlu sarana pendukung pariwisata. Contohnya : Pasar wisata di puncak, aneka seni setiap saat,adanya kolam renang umum ,tempat hiburan umum (kebun binatang,Mc.donald,Super market ,Tradisional Dance,berkuda keliling,Tempat rehat gratis, ada jam tayang,Tarif jelas ,Jangan bawa lading,jangan premodial )insyaallah bisa .........
Dempo semakin maju asal jangan korupsi,nepotisme,KKN seperti mak ini,
Cube sape pemilik lahan paling banyak mak ini, sape pule PNS mak ini kalau bukan kroni2nye.

Semoga insaf sebelum dilaknat.

...
Ditulis oleh danny, 17 January, 2010

I love Indonesia.....Maju terus pariwisata indonesia....Siapa lagi yang menjaga dan merawat pagar alam kita kalau bukan jeme kite gale................... smilies/smiley.gif

...
Ditulis oleh pedet, 01 February, 2010

jagelah pagar alam luk njge ghumah kite dewek...!

...
Ditulis oleh Herman. K, 11 August, 2010

Menurut pendapatku.....cube kite befikir n begerak serempak kalu nak maju harus segala segi begerak. Sektor pariwisata adalah aset untuk meningkatkan PAD dan mengangkat ekonomi kerakyatan dan mengangkat nama daerah. Jadi harus dimulai dari dukungan semua pihak seperti : Perbaiki jalan, ada sarana transportasi pendukung dan siap dalam 24 jam, ada pasar seni, ada wisata kuliner, ada pentas seni yang terjadwal sepanjang tahun, kesiapan masyarakat dan dukungan pemda. Libatkan sektor swasta yang profesional, kompeten dan berpengalaman. Insya Allah Pagaralam bisa jadi tujuan wisata utama di Indonesia. Salam dari Pangkal Pinang - Bangka.

...
Ditulis oleh riwata, 28 August, 2010

numpang komen au..
aq kecewa nian ngaBKD pagar alam awak aq ngahap na pacak honor disitu anye tuape kenyataane empai masukkah lamaran bukane ditanye tamat tuape,dikinai lagi adak ijazah kami..malah betanye sape nek mbatak lamaran kamu..karne disini jeme melamar honor bataan gale ade mamangan,bibik an, waan katenye mane dek sakit ati dewek nengahe..deknian ka begawe di pagar alam ame luk dewek ni sanak dek biye nek jadi pegawai negeri..padahal kanek honor titu apelagi ka jadi PNS..makenye samapi maini aku merantau saje..

Tulis Komentar
quote
bold
italicize
underline
strike
url
image
quote
quote
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley


Masukkan karakter tulisan diatas

busy
 
< Sebelumnya   Berikutnya >