|
Sidang Agung di Danaw Rate |
|
Ditulis Oleh Jeme Kite
|
|
Pada abad ke-16 hingga abad ke-17, wilayah kekuasaan atau pengaturan daerah-daerah di kawasan “Batanghari Sembilan” berada pada dua pusat kekuasaan. Pusat kekuasaan pertama dipegang oleh Jagat Besemah yang berpusat di Benuwakeling Lama dan Pusat kekuasaan lainya dipegang oleh penguasa Palembang (Kesultanan Palembang) yang berpusat di Palembang Lama. Palembang masa itu diperintah oleh Pangeran Sido Ing Kenayan Ratu Jamaluddin Mangkurat IV (penguasa Palembang ke-7 setelah Ki Gede ing Suro Tuwo) yang memerintah tahun 1622-1635, sedangkan di Jagat Besemah diperintah oleh Ratu Singe Bekurung (Pemimpin ke-10 Jagat Besemah, Sebutan Ratu artinya Pemimpin).
|
|
|
Ditulis Oleh Jeme Kite
|
|
Kesatuan masyarakat Besemah atau Jagat Besemah tidak memiliki batas wilayah geografis yang tegas. Mereka tersebar di berbagai rurah (daerah) Besemah, yang kadang dipisahkan oleh suku lain. Namun walaupun terpisah secara geografis dan pada akhirnya terpisah secara administratif, mereka tetap merasa dan mengakui dirinya Juray Besemah atau Jeme Besemah (keturunan/ orang Besemah).
|
|
|
Durian Lahat Banjiri Lampung |
|
Ditulis Oleh Sripo
|
|
BANDARLAMPUNG - Provinsi Lampung boleh saja memiliki rencana untuk mengembangkan agrowisata durian di daerah itu. Namun kebanyakan durian yang diperjualbelikan di kawasan Bandarlampung dan sepanjang jalan lintas Sumatera ternyata produksi luar daerah. Sejumlah pedagang durian yang ditemui di kawasan Way Halim Bandarlampung dan jalan lintas Sumatera (jalinsum) di wilayah Bandarlampung, Senin, menyebutkan bahwa durian yang mereka jual berasal dari luar Lampung, seperti Bengkulu dan Sumsel. "Durian ini saya datangkan dari Lahat, Sumsel. Harga durian di Lampung termasuk mahal sekarang ini, sehingga durian saya beli di Lahat, saya bawa ke Lampung," kata seorang pedagang durian, Rahman di kawasan jalinsum, Bandarlampung. Harga durian ukuran kecil ditawarkan Rp5.000 per butir, ukuran sedang Rp10.000 dan ukuran besar Rp15.000- Rp20.000/butir. Harga durian itu masih bisa turun jika si pembeli pintar menawarnya, atau durian itu sudah pecah akibat terlalu matang.
|
|
|
Gempa 5,0 SR Mengguncang Pagaralam |
|
Ditulis Oleh Sripo
|
|
PAGARALAM, SENIN - Gempa dengan kekuatan 5,0 SR menguncang kota Pagaralam. Gempa yang mengguncang Pagaralam terjadi, Minggu (16/11) pada pukul 15.30 WIB, gempa tersebut terasa masyarakat Kota Pagaralam terutama yang tinggal didaerah gunung api dempo. Demikian diungkapkan Kepala Pos Pemantau Gunung Api Slamet melalui stafnya Mulyadi, Minggu (16/11). Menurutnya gempa dengan kekuatan 5,0 SR tersebut menguncang Pagaralam sebanyak satu kali. Gempa sangat terasa oleh masyarakat kota Pagaralam terutama warga yang tinggal didaerah pegunungan. Gempa terjadi ketika kondisi cauca di Pagaralam dalam keadan hujan deras. ”Gempa tersebut mengguncang kota Pagaralam hanya satu kali. Yang jelas gempa tersebut sangat terasa terutama oleh warga yang tinggal di daerah gunung dempo.”katanya
|
|
|
Jeme Kite Pimpin Operasi Anti Preman |
|
Ditulis Oleh Sriwijaya Post
|
|
Baru sembilan hari jadi Kabareskrim Mabes Polri, Irjen Pol Susno Duaji diminta Kapolri Bambang Hendarso Dhanuri untuk memimpin Operasi Preman. Operasi ini pada tahap awal akan dilaksanakan di lima Polda. Yakni, Polda Metro Jaya, Polda Jawa Tengah, Polda DIY, Polda Jawa Timur, dan Polda Sumatera Utara. Instruksi Kapolri itu ditujukan kepada seluruh kapolda melalui TR (Telegram Rahasia) untuk melakukan operasi preman dan kejahatan jalanan di daerahnya masing-masing terhitung sejak kemarin.
Berikut wawancara wartawan Sripo Weny Ramdiastuti dengan Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Irjen Pol Susno Duaji, putra asli Pagaralam yang sebelumnya menjabat Kapolda Jawa Barat. Bareskrim membawahi lima direktorat dan dua badan khusus yang kesemuanya dipegang oleh jenderal. Wawancara dilakukan, Jumat malam. Siang harinya, Susno sempat menghadiri pelantikan pasangan Gubernur dan Wagub Sumsel ALDY.
|
|
|
Ditulis Oleh Abdul Rozak Harun
|
|
Sepasang suami isteri setengah baya yang sama-sama dari kalangan profesional merasa penat dengan kesibukan di ibukota. Mereka memutuskan untuk berlibur di Bali. Mereka akan menempati kembali kamar hotel yang sama dengan ketika mereka berhoneymoon saat menikah 30 tahun yang lalu. Karena kesibukannya, sang suami harus terbang lebih dahulu dan isterinya baru menyusul keesokan harinya. Setelah check in di hotel di Bali, sang suami mendapati kamar yang dilengkapi komputer yang telah tersambung ke internet.
Dengan gembira ia menulis e-mail mesra kepada isterinya di kantornya di Jalan Sudirman, Jakarta. Celakanya, ia salah mengetik alamat e-mail isterinya dan tanpa menyadari kesalahannya ia tetap mengirimkan e-mail tersebut.
|
|
|
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Berikutnya > Akhir >>
|
| Hasil 37 - 42 dari 52 |